“Saya mau meluruskan soal berita-berita yang simpang siur soal berita oknum Aipda PS yang memperkosa MML, berita itu tidak benar,” katanya.

Dirinya pun kemudian menjelaskan kalau kasus tersebut murni pelecehan tanpa adanya pemerkosaan.

">

Hal tersebut dibuktikan dengan keterangan korban MML sendiri saat pemeriksaan belum lama ini.

“Ini diperkuat dengan pengakuan korban saat diambil keterangannya. Karena memang Aipda PS lah yang kemudian menjemput korban MML di rumah menuju Polsek yang kebetulan saat itu tidak ada anggota polsek lainnya. Dan di tempat itulah Aipda PS melakukan pelecehan seksual kepada MML dan bukan pemerkosaan,” ungkapnya lebih lanjut. 

Dirinya pun kemudian menyampaikan permohonan maaf atas tindakan anggotanya tersebut.

“Sekali lagi kami mohon maaf. Semoga ini menjadi pelajaran buat kami supaya lebih baik ke depannya,” katanya dengan penuh harap. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625