NTTKreatif, LARANTUKA – Gunung Lewotobi laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu, 2 Februari 2025 siang tadi kembali alami erupsi.
Erupsi tersebut tercatat terjadi pada 11:56 WITA tadi namun tinggi kolom abu di Gunung tersebut tidak teramati.
Berdasarkan laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki, erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 8 detik.
Yang menarik erupsi ini sebelumnya sudah diprediksi oleh Badan Geologi.
Badan Geologi menyebut hal tersebut dilihat dari aktivitas kegempaan Gunung Lewotobi yang terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa jam terakhir di hari Sabtu, 1 Februari 2025 kemarin dimana jumlah gempa tremor hingga 10 kali hanya dalam enam jam, dari pukul 06.00 hingga 12.00 WITA.
Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas ini menandakan adanya pergerakan fluida dan pelepasan gas dari magma yang semakin padat di kedalaman dangkal serta bergerak ke permukaan.
“Hal tersebut dapat memicu potensi erupsi pada Gunung Lewotobi Laki-laki sehingga warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam.
Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada di Level III (Siaga) sejak 24 Desember 2024, setelah sebelumnya sempat berada di Level IV (Awas) akibat letusan besar pada 4 November 2024.
Letusan tersebut menewaskan sembilan orang, melukai satu warga, dan memaksa lebih dari 13 ribu orang mengungsi
Badan Geologi pun mengimbau agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi dan 6 kilometer pada sektor barat daya hingga timur laut.
Warga juga diimbau untuk terus mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jika terjadi eskalasi lebih lanjut.***
|
