NTTKreatif, TAMBOLAKA -Mendagri, Tito Karnavian belum lama ini menyentil Provinsi NTT sebagai daerah yang terburuk dalam mengurus dana Pilkada Serentak 2024.
Hal ini tidak lepas dari masih adanya 6 kabupaten di Provinsi NTT yang belum mengalokasikan anggaran untuk kepentingan Pilkada Serentak 2024.
Salah satunya adalah Kabupaten Sumba Barat Daya yang dari data yang ada masih memiliki kewajiban membayar anggaran senilai Rp11,45 M dari total anggaran sebesar Rp27,8 M.
Hal ini pun dibenarkan oleh Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Daya, Hyronimus Malelak, Kamis 1 Agustus 2024 saat dikonfirmasi wartawan.
Dirinya menyebut kalau anggaran Rp11,45 M itu adalah anggaran untuk tahap kedua yang belum dicairkan Pemkab SBD. Hal tersebut ungkapnya dikarenakan pihaknya masih harus melengkapi laporan yang diminta.
“Untuk tahap kedua itu sebesar Rp11,45 M sudah berproses di Pemkab SBD saat ini. Sebenarnya sudah bisa cair minggu lalu cuma kami masih haarus lengkapi laporan yang masih kurang,” katanya.
Dirinya menegaskan kalau keterlambatan pencairan tersebut bukan disengaja. Malah dirinya berterima kasih kepada Pemkab SBD yang menurutnya sangat konsisten membantu KPU Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Kalau kendala, tidak ada kendala. Sehingga KPU Kabupaten Sumba Barat Daya menaati aturan yang dibuat. Kami malah berterima kasih kepada Pemkab SBD karena pencairan tahap I itu melewati target 40 persen. Iya semoga minggu ini bisa cair,” katanya.
|

Tinggalkan Balasan