NTTKreatif.com, Larantuka – Satlantas Polres Flotim terus menggencarkan pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya komunitas motor, melalui kegiatan Polantas Menyapa. Kegiatan tersebut menyasar komunitas motor CB dan Vespa yang ada di Kota Larantuka, Senin (19/1/2025) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Cafe Bui Nagi, Kelurahan Weri, Kota Larantuka, sekitar pukul 15.00 Wita hingga selesai itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Flores Timur, IPTU Gusti Komang Astina, S.H, didampingi personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Flores Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas memberikan imbauan kamtibmas sekaligus edukasi tertib berlalu lintas kepada para anggota komunitas motor yang selama ini menjadi mitra binaan Polantas di wilayah Kota Larantuka.
Kasat Lantas Polres Flores Timur, IPTU Gusti Komang Astina, menegaskan bahwa komunitas motor memiliki peran strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
“Komunitas motor ini kami anggap sebagai mitra. Mereka punya pengaruh besar, terutama bagi generasi muda. Karena itu kami mengajak mereka untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Flores Timur,” ujar IPTU Gusti Komang Astina kepada Wartawan usai kegiatan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, mulai dari penggunaan helm berstandar SNI hingga kelengkapan kendaraan saat berkendara di jalan raya.
“Hal paling sederhana namun sangat penting adalah memakai helm SNI dan mematuhi rambu lalu lintas. Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Menurut IPTU Gusti Komang Astina, kegiatan Polantas Menyapa merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Flores Timur untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.
“Tujuan kami adalah agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berlalu lintas. Dengan pendekatan seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat tanpa harus selalu melalui penindakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui komunikasi langsung dan suasana santai bersama komunitas motor, pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan dengan lebih efektif.
“Kami ingin membangun kesadaran dari hati. Kalau sudah sadar, maka tertib berlalu lintas akan menjadi budaya, bukan karena takut ditilang,” tambahnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, Satlantas Polres Flores Timur mencatat adanya peningkatan pemahaman komunitas motor CB dan Vespa terkait aturan serta pentingnya tertib berlalu lintas.
“Tentunya kita sangat berharap langkah ini dapat mendukung terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Flores Timur.,” tutup IPTU Gusti Komang Astina. *(Ell)
|
