“Kali ini, di tahun 2025, bertepatan dengan bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-laki, Rumah Visi Indonesia pertama kali hadir dan berkarya di kecamatan Wulanggitang,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan atap rumah, RVI juga telah menyalurkan paket sembako bagi para pengungsi.
Anton berharap ke depan RVI terus berkontribusi dalam berbagai program sosial, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak lain, termasuk NGO dan yayasan.
Sementara itu, Wakil Bupati Ignasius Boli Uran mengapresiasi langkah RVI.
“Meski hanya 50 rumah, tapi itu bantuan yang sudah luar biasa. Kehadiran Rumah Visi Indonesia membantu meringankan beban pemerintah kabupaten Flores Timur,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani dampak bencana.
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berdampak pada tiga desa di Kecamatan Wulanggitang yang memilih untuk tidak direlokasi.***
|
