NTTKreatif, Larantuka – Listrik PLN yang padam secara mendadak kurang lebih selama satu jam membuat RSUD dr. Hendrikus Fernandes Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, gelap gulita pada Minggu (9/3/2025) malam.

Kejadian ini sempat memicu kepanikan di kalangan pasien dan tenaga medis yang sedang bertugas. Seluruh ruangan rumah sakit tiba-tiba gelap, menghambat aktivitas medis yang sedang berlangsung.

">

Lebih parahnya, genset rumah sakit yang seharusnya menjadi sumber daya cadangan justru tidak berfungsi. Akibatnya, beberapa layanan medis terganggu, dan tenaga medis terpaksa menggunakan penerangan seadanya untuk tetap memberikan pelayanan kepada pasien.

“Listrik padam sudah hampir satu jam. Kami juga bingung, rumah sakit sebesar ini tidak punya genset cadangan?” ujar Ferdinand, keluarga salah satu pasien yang dirawat di RSUD dr. Hendrikus Fernandes.

Menanggapi situasi darurat ini, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, bersama anggota DPRD dari Partai Golkar, Yosep Sani Betan, turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi rumah sakit. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa aki genset cadangan rumah sakit mengalami kerusakan atau bahkan meledak secara tiba-tiba saat hendak dioperasikan.

Bupati Anton Doni menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang di masa mendatang. Pemerintah Kabupaten Flores Timur berjanji akan segera menindaklanjuti masalah ini dan memastikan genset cadangan dalam kondisi optimal.

“Kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap genset maupun aki cadangan harus dilakukan secara berkala agar selalu siap saat dibutuhkan,” tegas Anton Doni.

Selain itu, ia juga menyempatkan diri mengecek langsung kondisi beberapa pasien pascaoperasi. Ia memastikan bahwa meskipun rumah sakit sempat gelap, pasien tetap mendapatkan perawatan yang baik dari tenaga medis.

“Tadi kami melihat langsung kondisi pasien pascaoperasi, dan puji Tuhan, mereka dalam keadaan baik. Para tenaga medis tetap memberikan pelayanan semaksimal mungkin meskipun dengan penerangan seadanya dan alat manual,” imbuhnya.

Bupati Flotim juga berjanji akan segera mengevaluasi langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan kelancaran operasional RSUD dr. Hendrikus Fernandes, termasuk perbaikan dan pengadaan genset yang lebih andal.  *(Ell).*

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625