NTTKreatif, Maumere – Puluhan tahun dibiarkan rusak dan tak kunjung diperbaiki, ruas jalan yang menghubungkan tiga desa di kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka membuat Yohanes Nong Hercelis, pemuda yang berprofesi sebagai pengusaha kecil-kecilan tergerak hatinya untuk memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang dengan menggunakan uang pribadi.
Yohanes Nong Hercelis saat diwawancarai media ini di tempat usahanya mengatakan kalau perbaikan jalan tersebut adalah inisiatif pribadinya karena prihatin dengan kondisi jalan yang masih rusak tanpa belum tersentuh perbaikan.
“Sebagai orang muda dan warga desa Kopong, saya sangat prihatin dengan kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah apalagi jalan itu menghubungkan ke tiga desa di kecamatan Kewapante,” katanya kepada wartawan.
Ayah satu anak ini pun rela mengeluarkan uang pribadinya untuk memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang itu tanpa harus berpikir panjang.
“Sudah banyak korban yang mengalami kecelakaan tunggal akibat jalan yang berlubang apalagi di musim-musim hujan,” tambahnya Yohanes Nong Hercelis.
Dengan uang pribadinya itu, Hercelis mengajak warga untuk memperbaiki jalan rusak yang berada RT 07, RW 03 di Dusun Kopong, Desa Kopong, Kecamatan Kewapante yang terlihat sudah berlubang cukup parah.
Padahal jalan itu merupakan akses menuju ke tiga desa yakni desa Kopong, Desa Ian Tena dan Desa Hewokloang yang mana jalur itu selalu digunakan untuk memuat hasil-hasil kebun untuk dijual ke pasar.
“Jalan rusak di Kopong itu adalah salah satu kecil infrastruktur yang rusak masih banyak jalan-jalan diluar maupun dalam kota yang belum di perbaiki jalan-jalan yang rusak di wilayah kabupaten Sikka ini maka dari itu saya mengajak kaum muda mari kita perhatikan infrastruktur yang rusak kita kerja perbaiki sendiri. Ayo mari anak muda saatnya kita bekerja perbaiki infrastruktur yang rusak jangan kita menunggu pemerintah karena itu akan lama,”ucapnya lagi.
Tidak hanya mengeluarkan uang pribadinya, Hercelis juga langsung turun tangan memperbaiki jalan rusak itu.***
|
