Lebih lanjut, Welem menegaskan bahwa pergantian kepala sekolah ini bukan semata-mata rutinitas organisasi, melainkan sebuah kebutuhan strategis.

Hal ini tidak lepas dari kondisi kepala sekolah yang kini telah memasuki masa pensiun, maka estafet kepemimpinan perlu dilanjutkan demi keberlangsungan dan kemajuan sekolah.

">

Ia menekankan bahwa kepala sekolah memegang peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di sebuah satuan pendidikan.

“Kepala sekolah adalah figur kunci keberhasilan pendidikan. Tanpa kepemimpinan yang kuat, lembaga pendidikan tidak akan berjalan dengan baik. Menjadi kepala sekolah berarti siap melayani dengan hati, iman, tanggung jawab, komitmen, keteladanan, serta membangun kerja sama agar sekolah terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi peserta didik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDM Wee Paboba yang baru dilantik, Yulianus Butana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Yapmas Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ia menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi dengan para guru, orang tua, dan masyarakat.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi SDM Wee Paboba untuk terus melangkah maju, meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter peserta didik, serta meneguhkan nilai-nilai iman dan pelayanan yang menjadi roh dan identitas Yayasan Pendidikan Masehi.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625