NTTKreatif, LARANTUKA – Aksi heroik dilakukan oleh Relawan Berguna (Bergiat Untuk Nusa) bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Sandominggo yang berhasil mengevakuasi jaring ikan yang ditemukan dikawasan perlindungan terumbu karang Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Operasi penyelamatan ini dilakukan pada Senin, 12 Agustus 2024 pagi, setelah adanya laporan dari nelayan setempat yang melihat jaring ikan tersangkut di terumbu karang di sekitar perairan Kelurahan Larantuka hingga Kelurahan Pantai Besar.

">

Usai Mendapatkan informasi tersebut, Relawan Berguna bersama Pokmaswas Sandominggo segera berkoordinasi untuk melakukan upaya evakuasi.

Dengan peralatan yang sederhana namun didukung oleh pengalaman dan semangat tinggi, para relawan berhasil mengangkat jaring tersebut tanpa merusak terumbu karang yang ada dengan memakan waktu selama enam jam.

“Proses evakuasi pada saat itu berjalan lambat dikarenakan jaring ikan (Pukat) banyak yang tersangkut pada terumbu karang,” ujar Marselinus Doren anggota Pokmaswas Sandominggo, kepada wartawan. Rabu 14 Agustus 2024.

Pihaknya menduga, jaring ikan itu milik nelayan yang sengaja ditebar di area kawasan perlindungan terumbu karang Larantuka dan ditinggalkan setelah mengetahui ada anggota Pokmaswas setempat yang melakukan giat patroli rutin harian.

“Jaring atun pukat yang kita evakuasi berjumlah 3pcs dengan total panjang 500san meter. Jaring ini mungkin juga sengaja di pasang dan ditinggal setelah oknum nelayan mengetahui jika kita sedang melakukan patroli,” papar Marsel.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625