NTTKreatif.com, Madrid – Xabi Alonso akhirnya resmi berpisah dengan Real Madrid, usai klubnya itu memecat dirinya sebagai pelatih.
Pemecatan tersebut dilakukan usai kekalahan Real Madrid atas Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol, Senin kemarin dimana di laga itu Madrid kalah dengan skor 3-2 atas rivalnya itu.
Selain hasil final, sejumlah sumber termasuk dari pakar transfer Fabrizio Romano menyebut kalau ruang ganti Madrid tengah tidak dalam situasi kondusif.
Sejumlah pemain disebut tidak sepakat dengan ide-ide Alonso. Alonso ingin menerapkan model dan idenya sendiri, namun para pemain sudah terbiasa dengan pendekatan yang berbeda.
“Real Madrid mengumumkan bahwa klub sudah mengakhiri masa jabatan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama,” demikian tulis pernyataan resmi klub usai melepas sang pelatih.
Kendati begitu, Madrid tetap menghormati Xabi sebagai legenda klub yang selalu nilai-nilai Madrid.
“Xabi Alonso akan selalu mendapatkan rasa hormat dan kekaguman dari seluruh keluarga Real Madrid sebagai legenda klub yang selalu merepresentasikan nilai-nilai kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya,” tulis mereka lagi.
Madrid pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Xabi dan seluruh staf yang sudah bekerja keras dan mendoakan yang terbaik.
”Klub mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatih atas kerja serta dedikasi mereka, dan mendoakan kesuksesan di tahap selanjutnya,” tutup keterangan itu.
Sebagai pengganti, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa jadi pelatih sementara.***
|
