Dirinya menceritakan kalau dirinya diajak oleh mama yang dipercaya sebagai salah satu koordinator di desa.

">

 

“Kami diminta uang Rp25 per orang dengan janji bakal dapat uang Rp10 juta. Selain uang kami juga diminta KTP dan disuruh buka rekening,” ungkapnya.

 

Namun sampai saat, uang yang dijanjikan oleh oknum tersebut belum kunjung masuk ke rekening padahal sebelumnya ia bersama warga lainnya sudah membuka rekening di bank.

 

“Bank yang diminta itu terserah kata mereka. Sampai sekarang tidak ada uang sudah satu bulan. Mereka bilang tunggu saja,” katanya lagi. ***

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625