NTTKreatif.com, Larantuka – Penantian panjang kader dan simpatisan Partai NasDem akhirnya terjawab. Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) NasDem se-Flores resmi digelar di Kota Ende, Sabtu (6/12/2025). Suasana forum berlangsung tegang namun penuh antusias, mengingat sejumlah agenda penting menyangkut arah politik partai dibahas dalam pertemuan ini.
Rakorwil dibuka langsung oleh Ketua DPW NasDem NTT, Edi Endi, dan dihadiri jajaran pengurus inti: Ketua, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bappilu, Ketua Organisasi dan Keanggotaan, serta seluruh anggota Fraksi NasDem dari kabupaten/kota se-Flores.
Selain membahas strategi pemenangan dan konsolidasi struktur menuju tahun politik kedepannya, momen paling menyita perhatian adalah penyerahan SK Restrukturisasi Pengurus DPD Partai NasDem se-Flores.
Untuk DPD NasDem Flores Timur, posisi Ketua tetap dipercayakan kepada Albertus Ola Sinour, yang juga Ketua DPRD Flotim. Jabatan Bendahara pun tidak berubah dan tetap dipegang oleh Titi Ariyani.
Namun keputusan yang paling mengejutkan publik adalah pergantian Sekretaris DPD NasDem Flores Timur. Jabatan yang selama ini diemban Yono Tobi resmi dialihkan kepada Umar Sengaji, figur muda yang dikenal sebagai Ketua Bappilu DPD NasDem Flotim dan salah satu kader progresif di internal partai.
Pergantian mendadak ini langsung memunculkan tanda tanya di kalangan simpatisan maupun publik: apa alasan Yono Tobi harus melepas kursi strategis tersebut? Meski DPW maupun DPD belum memberikan penjelasan terbuka, keputusan tersebut jelas mengubah dinamika internal NasDem Flotim.
Dikutip dari Victorynews.id, Umar Sengaji menunjukkan sikap rendah hati usai menerima SK. Tidak ada selebrasi ataupun ekspresi berlebihan dari dirinya.
“Saya memahami bahwa jabatan adalah amanah. Karena itu tidak ada ekspresi berlebihan ketika diberi kepercayaan sebagai Sekretaris DPD NasDem Flotim,” ujarnya.
Umar menegaskan, dengan ditetapkannya SK restrukturisasi, DPD NasDem Flotim harus segera bergerak cepat.
“Kami akan menggelar rapat internal untuk menyampaikan komposisi kepengurusan baru. Setelah itu dilanjutkan konsolidasi penguatan struktur di tingkat DPC dan DPRt,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan sekretariat partai sebagai pusat gagasan, ruang dialog, dan perumusan sikap politik yang lebih progresif.
“Sekretariat NasDem harus menjadi tempat merumuskan pikiran, komitmen, dan sikap demi perubahan serta perbaikan Flores Timur ke depan,” tegasnya.
Dengan restrukturisasi ini, Partai NasDem Flotim tampaknya tengah mempersiapkan diri menghadapi dinamika politik 2025 dengan wajah, energi, dan komposisi baru—meski di baliknya masih tersisa sejumlah pertanyaan yang belum terjawab sepenuhnya.*(Ell)*
|
