“Dengan berpijak pada semangat kemandirian organisasi profesi, perawat harus terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Elias menambahkan, tema yang diusung pada Musda PPNI Kabupaten Flores Timur ke-6 bukan sekadar slogan, tetapi merupakan seruan moral sekaligus persiapan nyata agar seluruh perawat di Flores Timur dapat mengambil bagian aktif dalam mendukung fungsi pemerintah daerah.

">

Peran perawat dinilai semakin penting, terutama dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 yang menegaskan pengakuan negara terhadap profesi perawat sebagai pilar penting dalam sistem kesehatan nasional.

“Melalui organisasi ini, kita harus memperkuat kompetensi anggota, memperjuangkan perlindungan hukum, serta mendukung program pendidikan masyarakat untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang masih dihadapi, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota PPNI untuk tetap menjaga nilai-nilai organisasi dan semangat pengabdian dalam membangun sektor kesehatan di Flores Timur. Di akhir sambutannya, Ketua DPD menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi demi kemajuan dunia kesehatan di daerah ini.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama,” tutupnya.*(Ell)*

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625