NTTKreatif, SBD – Pilkada Sumba Barat Daya (SBD) bakal digelar November mendatang.

Namun geliatnya mulai terasa belakangan dengan sejumlah fakta menarik yang muncul.

">

Salah satunya adalah rampungnya koalisi Partai NasDem dan PDI Perjuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi NTT.

Kedua partai yang memiliki 5 kursi itu telah memantapkan pilihan pada dua figur yang tidak lain adalah kader partai mereka sendiri dalam Pilkada SBD pada November nanti.

Keduanya adalah Ratu Wulla Talu dan Dominikus A.R Kaka atau Angga Kaka.

Dengan 10 kursi di DPRD SBD, kedua bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati itu sudah dipastikan menjadi paslon pertama yang mengamankan satu slot di pertarungan memperebutkan kursi nomor 1 dan 2 di Kabupaten tersebut.

Hal ini pun ditegaskan langsung oleh Ketua DPD Partai NasDem SBD, Markus Dairo Talu dalam acara Rekonsiliasi dan Peminangan Dominikus A.R Kaka sebagai bakal calon Wakil Bupati dari Ratu Wulla Talu, 11 Juli 2024 kemarin di kampung Tana Mburu, Kecamatan Kodi.

“Kami pastikan Partai NasDem hanya punya satu paslon yang akan diusung di Pilkada nanti yakni Ratu Wulla Talu dan Angga Kaka. Tidak ada yang lain,” katanya kala itu.

Menariknya, pernyataan itu pun seolah menjadi penegasan kembali atas pernyataan sebelumnya oleh Ketua DPC PDI Perjuangan SBD, dr Kornelius Kodi Mete yang menyebut kalau partainya saat ini hanya menugaskan satu paslon saja yakni Paket Ratu Angga untuk maju dalam Pilkada SBD nanti.

Bahkan saat berbicara di ajang peminangan kadernya jadi bakal calon Wakil Bupati, Kodi Mete yang juga Bupati SBD itu secara tegas meminta semua pendukung dan keluarganya untuk tidak boleh melabuhkan pilihan ke paket lainnya selain Paket Ratu Angga.

“Jangan kemana-mana ole. Tetap di tempat ini. Siap iya. Kau pergi pergi kemana pun tetap akan kembali ke tempat ini. Ratu Angga akan jadi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029. 34 juga boleh lah,” katanya mengingatkan.

Hebatnya, selain dua kendaraan partai tersebut, paket Ratu Angga juga nyatanya telah mendapatkan dukungan dari PKS dengan sebiji kursinya.

Hal tersebut membuat Paket Ratu Angga kini telah mengantongi 11 kursi dukungan dari minimal 7 kursi untuk maju di Pilkada SBD atau mendapat minimal 20 persen dukungan partai di DPRD.

Kondisi ini berbeda dengan paslon lainnya yang belakangan disebut juga bakal bertarung di Pilkada SBD seperti Paket Rakyat dengan bakal calonnya Frans M Adilalo dan Jeremia Tanggu atau pasangan D Dama dan Riko.

Keduanya hingga kini terlihat masih berupaya merampungkan dukungan partai koalisinya masing-masing.

Kendati dari sejumlah informasi yang didapat nttkreatif.com di lapangan keduanya bakalan bisa melaju mulus karena sudah mendapat restu dari partai-partai yang ada.

Sebut saja, Paket Rakyat yang gencar disebut bakal mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra, PAN hingga Hanura.

Begitupun dengan Paslon D Dama dan Richardus Holo Kondo yang disebut-sebut telah mendapatkan restu dari Partai Golkar dan PKB.

Jika konfigurasi bakal calon dengan koalisi tersebut rampung maka dipastikan tidak akan muncul poros baru dalam Pilkada SBD nanti.

Mengingat jumlah kursi Partai di SBD kian menipis seiring semakin mengerucutnya waktu.

Sudah begitu siapakah yang bakal lolos dan mengunci prediksi di awal? Kita nantikan saja. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625