“Kami menghimbau kepada masyarakat jangan terpancing dengan hal-hal yang merugikan dan dengan provokasi-provokasi yang hasilnya membuat suasana menjadi tidak kondusif,” ungkapnya.
Selain itu, letkol Novi Kurniawan kembali memberi urgensi kepada seluruh masyarakat bahkan partai politik yang terlibat dalam perhelatan politik November mendatang agar peristiwa pilkada 2013 dan 2018 tidak terulang kembali.
Bahkan untuk menjadikan pilkada serentak November mendatang menjadi aman dan damai sebutnya, kodim 1629/SBD bersama POLRI bertekad dan mendorong semua pihak agar pilkada serentak kali ini tetap dalam suasana yang kondusif.
“Kita semua punya komitmen untuk kita jaga situasi kondisi di Sumba Barat Daya ini lebih baik. Kejadian-kejadian yang dulu yang sekiranya pernah terjadi disini jangan sampai terulang lagi, karena yang rugi adalah kita-kita sendiri, masyarakat rugi kemudian anak-anak juga tidak bisa bersekolah. Kami dari kodim 1629/SBD bersama dengan POLRI bertekad dan menjaga pilkada serentak tahun 2024 di SBD ini aman, damai dan berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Pada pilkada serentak November mendatang sebutnya, Kodim 1629/SBD menyiapkan 154 anggota yang siap membantu pilkada serentak berjalan dengan baik.
“Untuk saat ini, kodim 1629 Sumba Barat Daya menyiapkan 154 anggota,” ungkapnya.***
|

Tinggalkan Balasan