Sementara itu, Ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) periode 2025-2027, Mario WP Sina, menyambut baik inisiatif ini.

Ia menilai pelatihan ini sangat relevan bagi pekerja media agar mampu menyajikan pemberitaan yang berimbang dan edukatif terkait kesehatan mental, tanpa memperkuat stigma terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

">

“Kegiatan ini sangat relevan dan tugas kami sebagai jurnalis terutama untuk memahami kondisi tekait kesehatan mental ODGJ dan permasalahan kesehatan mental yang terjadi di wilayah kabupaten Sikka,” ujarnya.

Mario juga berharap, pelatihan ini mampu mendorong jurnalis Sikka untuk lebih peka terhadap isu kesehatan jiwa dan menghadirkan pemberitaan yang lebih inklusif bagi masyarakat.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625