NTTKreatif.com, Tambolaka – Publik Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dibuat kaget dengan adanya indikasi dugaan penipuan berkedok program penghapusan utang bank yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Golden Eagle International UNDP yang disebut memegang otoritas penuh atas sistem keuangan global.
Menariknya, aksi penipuan tersebut sudah berlangsung sebulan terakhir dan menyasar warga di wilayah pedalaman yang memiliki utang di bank tertentu. Korbannya pun tidak main-main sudah berjumlah ratusan orang yang berdomisili di wilayah Wewewa Barat.
Kasus dugaan penipuan bermodus program penghapusan utang bank dengan iming-iming mendapatkan bantuan Rp10 juta ini pertama kali dibuka ke publik oleh salah satu warga asal Kecamatan Wewewa Barat, Okta, Kamis, 18 September 2025 kemarin.
“Sudah jalan 1 bulan terakhir. Kalau korban kemungkinan sudah ratusan karena di desa saya itu ada 90an warga yang ikut ditarik KTPnya hingga disuruh buka rekening bank. Iya waktu ikut kami diminta bayar Rp25 ribu per kepala dan saya sendiri memasukkan dua KTP dengan biaya Rp50 ribu,” ujarnya.
Sayang, hingga kini uang dijanjikan oleh oknum yang disebut sebagai koordinator hingga kini tidak kunjung dicairkan. Padahal kata dia, dirinya diawal memiliki ekspektasi besar soal program tersebut terlebih dirinya dijanjikan dengan jumlah uang demikian.
“Belum masuk sampai sekarang. Waktu itu bilangnya kami tunggu saja, nanti masuk ke rekening masing-masing,” ungkapnya pasrah.
|
