NTTKreatif.com, Maumere — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Likonggete, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama.
Koperasi Desa Merah Putih ini menjadi koperasi pertama yang dibangun dari total 20 koperasi yang direncanakan hadir di wilayah Kecamatan Talibura, Nusa Tenggara Timur.

">

Camat Talibura, Lazarus Gunter, S.Fil, menyampaikan bahwa pembangunan koperasi ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih sejalan dengan amanat Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun ekonomi rakyat.

“Dengan Koperasi Desa Merah Putih, masyarakat tidak hanya menjadi objek atau penerima manfaat, tetapi menjadi pelaku utama pergerakan ekonomi desa. Semangat baru ini akan melahirkan pertumbuhan ekonomi dan harapan baru,” ujar Lazarus.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang.

Koperasi Merah Putih Desa Likonggete dibangun di atas lahan milik Pemerintah Desa Likonggete. Saat ini, koperasi tersebut telah memiliki 30 anggota terdaftar, sebagaimana disampaikan Ketua Koperasi Merah Putih Desa Likonggete, Maria Ermelinda.

Maria menjelaskan bahwa pembangunan koperasi di wilayah Hikonggete membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang matang. Namun berkat semangat gotong royong warga, proses pembangunan dapat berjalan stabil.

“Progres fisik yang terlihat hari ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam membangun pusat ekonomi mereka sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran TNI di lapangan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan dalam pendampingan agar pembangunan koperasi berkelanjutan dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata, khususnya bagi masyarakat pesisir.

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini melibatkan tenaga kerja lokal, mulai dari pekerja harian hingga kepala tukang setempat. Skema tersebut diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga sejak tahap konstruksi, bahkan sebelum koperasi resmi beroperasi

Proses pembangunan juga mendapat pengawasan langsung dari Babinsa Posramil 1603/02 Talibura, guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Babinsa Posramil 1603/02 Talibura, Praka Mansyur, menyampaikan bahwa aktivitas pembangunan mulai menggeliat dengan dukungan penuh warga Desa Hikonggete. Distribusi material bangunan dilakukan secara bertahap untuk menjamin kelancaran pekerjaan

“Pengecoran tiang balok ini menjadi penanda fase penting pembangunan gedung koperasi. Antusiasme warga terlihat jelas, mulai dari membantu pekerjaan teknis hingga menjaga material di lokasi,” ungkapnya.

Menurut Mansyur, koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Desa Hikonggete. Sejak tahap awal, masyarakat telah dilibatkan secara aktif, mencerminkan semangat koperasi sebagai usaha bersama berbasis kebutuhan lokal

“Yang kami lihat bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi tumbuhnya rasa memiliki. Koperasi ini benar-benar dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat Hikonggete,” tegasnya.

Pembangunan Koperasi Desa Likonggete diharapkan menjadi model penguatan ekonomi desa berbasis partisipasi masyarakat serta menjadi motor penggerak kesejahteraan warga Talibura ke depan.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625