NTTKreatif, Larantuka – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan Natal Nasional bersama penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Kamis (23/1/2025) hingga Minggu (26/1/2025).
Kedatangan tim Partai PDIP Nasional ini semata-mata untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan semangat kesederhanaan. PDIP berusaha memberikan dukungan nyata kepada para pengungsi sebagai bagian dari solidaritas kemanusiaan.
Sebagai bagian dari empati kemanusiaan, PDIP akan melakukan bedah rumah warga dan rehabilitasi rumah. Baik itu rumah warga maupun rumah ibadah.
“Gotong royong rehabilitasi rumah bersama masyarakat, panitia membantu memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana. Pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian obat-obatan. Dukungan psikologi melalui trauma healing,” kata Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional PDIP, Esti Wijayati (56), Kamis (23/1/2025) di Rusun PRR Larantuka, Flores Timur.
Esti Wijayati menyebut selain bantuan di atas, PDIP juga akan memberikan sejumlah uang kepada 265 mahasiswa Flores Timur yang terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
“Juga paket perlengkapan sekolah yang diberikan sebagai investasi untuk masa depan generasi muda. Juga bantuan kebutuhan dasar alat tenun tradisional, bahan pokok, pakaian dan alat tenun untuk mendukung perekonomian lokal,” imbuhnya.
“Ada beberapa kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk bagaimana upaya PDIP Perjuangan untuk melakukan gotong royong rehabilitasi beberapa rumah, tempat ibadah Masjid, rumah ibadah Kristen dan Pastoran Katolik. Sebagian cerminan Flores Timur yang terkenal sebagai toleransi yang tinggi,” kata Esti Wijayati di Rusun PRR, Flores Timur, Kamis malam (23/1/2025).
Selain memberikan bantuan, PDIP juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang dipimpin oleh para dokter spesialis, juga spesialis syaraf serta pemberian bantuan obat-obatan.
Selain itu, lanjut Esti Wijayati, PDIP juga akan memberikan trauma healing untuk anak-anak juga orang dewasa.
“Tentu, akan didukung oleh tim yang sudah memahami trauma healing,” imbuhnya.
Esti Wijayati meneruskan pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Bagi Anak Presiden Soekarno, Natal bukan sekadar perayaan, tetapi panggilan untuk berbagi kasih, meringankan beban sesama, dan membangun harapan baru.
“Kami hadir di sini bukan berpesta, tetapi bersama masyarakat Lewotobi merasakan suka dan duka mereka,” tuturnya.
Tim PDIP mengunjungi Susteran PRR, pengelola Rumah Sakit Kusta di TTU, audiens dengan GMIT, MUI dan Keuskupan Larantuka disertai peninjauan ke lembaga Seminari San Dominggo Hokeng pada Kamis (23/1/2025).
Pada Jumat dan Sabtu, 24-25 Januari 2025, akan diadakan bakti sosial dan gotong royong perbaiki rumah di Desa Bokang, Titehena, Boru, Boru Kedang, Pululera, Hokeng Jaya.
Selain memberikan bantuan, akan diadakan perayaan ekaristi bersama pada Minggu (26/1/2025) di Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Flores Timur.
Esti Wijayati mengatakan, ketika mereka berkunjung ke NTT, pihaknya mendapatkan sejumlah masukan dari masyarakat untuk memperhatikan mahasiswa yang terdampak erupsi.
“Sesuai dengan amanat Ibu Puan Maharani, untuk kemudian kita berikan bantuan untuk mahasiswa yang terdampak bencana Gunung Lewotobi sekitar 265 anak,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan, PDI juga akan membantu 1.500 paket kepada pengungsi Lewotobi serta pakaian dan peralatan mandi.***

