NTTKreatif.com, Tambolaka – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) baru saja diguncang gempa tektonik berkekuatan 6,1 magnitudo.
BMKG sendiri mencatat pusat gempa berada di laut 14 km barat daya Kodi pada kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami, dengan pemutakhiran 59 km barat daya Kodi kedalaman 30 km akibat aktivitas Sesar Waikabubak.
Guncangan terkuat dirasakan di Kodi, Balaghar dan Kodi Bangedo dengan skala VI MMI, sementara Tambolaka, Waikabubak dan Raba IV MMI.
Imbas guncangan tersebut, sejumlah rumah warga dikabarkan mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut tergolong ringan hingga sedang dengan yang paling dominan adalah keretakan pada bangunan seperti rumah dan bangunan lainnya.
Bupati SBD, Ratu Wulla Talu pun disebut langsung turun ke lokasi pasca gempa tersebut. Kehadirannya untuk melihat dan memastikan kondisi para warga yang terdampak gempa itu.
Bersama sejumlah kadis, camat dan aparat TNI/Polri, dirinya melihat langsung kerusakan rumah warga sekaligus berkomunikasi dengan mereka sembari memberikan penguatan.
Tidak hanya itu, politisi Partai NasDem itu juga meminta warganya untuk tetap tenang dan selalu waspada terhadap gempa susulan.
“Saya datang untuk memastikan masyarakat Kodi dalam keadaan aman. Pemerintah daerah hadir bersama rakyat. Saya minta semua warga tetap tenang, waspada terhadap gempa susulan, dan hindari bangunan yang retak,”pesannya.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten SBD akan terus berkoordinasi dengan BMKG, BNPB dan Polda NTT untuk pemantauan di lapangan.
“Kami sudah siagakan BPBD dan Puskesmas. Jika ada warga yang mengalami trauma atau luka, segera lapor untuk dilakukan trauma healing. Jangan terpancing hoaks, ikuti info resmi dari BMKG dan pemerintah daerah,” tegasnya lagi.***

