Asap solfatara juga keluar dari rekahan di sisi barat laut dan timur laut kawah, menandakan potensi erupsi langsung satu arah (directed blast) yang dapat membahayakan area sekitarnya.
Selain itu, data seismik menunjukkan peningkatan tajam aktivitas kegempaan. Dalam periode 20–21 Maret 2025, tercatat:
- 13 kali gempa Letusan
- 92 kali gempa Hembusan
- 4 kali gempa Harmonik
- 8 kali gempa Low Frekuensi
- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal
- 205 kali gempa Vulkanik Dalam
- 10 kali gempa Tektonik Lokal
- 4 kali gempa Tektonik Jauh
">
Badan Geologi mengingatkan bahwa suplai magma masih berlangsung, sehingga kemungkinan erupsi lanjutan tetap tinggi.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta tidak beraktivitas dalam radius 7 km, terutama di sektor Barat Daya dan Timur Laut dari pusat erupsi.
Selain itu, masyarakat di sekitar sungai yang berhulu di gunung ini diminta waspada terhadap potensi banjir lahar jika terjadi hujan lebat.***
|
Halaman
