NTTKreatif, LARANTUKA – Gunung Lewotobi kembali alami erupsi, Sabtu, 22 Februari 2025 pagi tadi.
Tidak tanggung-tanggung, gunung yang berada di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura itu sampai harus erupsi 5 kali dalam kurun waktu yang tidak lama.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00:59 dengan kolam abu teramati kurang lebih 1000 meter di atas puncak gunung atau kurang lebih 2.584 meter di atas permukaan laut.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 6:28 WITA dengan tinggi kolam abu kurang lebih 800 meter.
Dan di erupsi ketiga kolam abunya meningkat di ketinggian 1.500 meter dari atas puncak gunung dengan erupsi terjadi pada pukul 06:55 WITA.
Sedangkan erupsi keempat dan kelima terjadi pada pukul 07:56 WITA dengan ketinggian kolam abu kurang lebih 700 dan pada pukul 08:32 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.300 m di atas puncak atau kurang lebih 2.884 m di atas permukaan laut.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga).
Oleh karenanya, KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya – Utara – Timur Laut sejauh 6 Km.
Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki juga diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote.
“Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” tulis PVMBG lagi. ***
|
