“Nelayan” merepresentasikan sektor kelautan dan perikanan, yang sangat penting bagi NTT sebagai provinsi kepulauan dengan potensi laut yang kaya.
“Tani” mencerminkan sektor pertanian dan perkebunan, yang menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakat.
Sedangkan “Ternak” menggambarkan sektor peternakan, yang juga menjadi salah satu sumber penghidupan utama di NTT.
“Pertanian di NTT memang rentan gagal panen, sehingga perlu diperhatikan agar dapat mendorong kemajuan NTT. Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan adalah identitas kita sebagai orang NTT,” ujarnya.
Selama menjadi anggota DPR RI, Ansy telah bekerja sama dengan mitra seperti Badan Ketahanan Pangan (BKP) dan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga petani melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Program ini meliputi bantuan uang tunai dan alat pertanian, yang menurut Ansy, sudah terbukti manfaatnya.
“Sudah terbukti, Saya Belum Janji,” ungkapnya lagi. ***
|

Tinggalkan Balasan