NTTKreatif, Maumere – IDC (Inisial) seorang anak perempuan belia yang berusia 13 tahun menjadi korban asusila yang dilakukan oleh ayah tirinya MF(32) dengan modus diikuti roh gaib.

Kejadian ini terjadi pada Selasa 12 Januari 2025 lalu dan baru dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ibu kandung korban berinisial SAM (57) pada sabtu(17/1/25)

">

Kasi Humas Polres Sikka Iptu Yermi Soludale mengatakan, kejadian itu bermula saat ibu korban meminta MF menjemput IDC di rumah dan mengantarkannya ke lokasi acara pernikahan di Waipare. MF juga diminta untuk menutup kios galon mereka karena semua keluarga berada di lokasi acara tersebut.

Pelaku yang berprofesi sebagai nelayan itu pulang ke rumah dan memanggil IDC tetapi tidak menjawab. MF kemudian masuk ke dalam rumah dan mendengar suara dari arah kamar mandi.

MF lalu membuka pintu kamar mandi. Ia kemudian menyampaikan ke IDC yang sedang mandi itu bahwa sedang diikuti roh gaib.

“Setelah itu terlapor (MF) keluar dari kamar mandi dan mengambil beras yang diisi dalam gayung langsung menyiram korban, memeluk, kemudian meremas kemaluan korban,” ujar Yermi kepada media ini , Sabtu (18/1/2025).

Seusai melakukan aksinya, MF kemudian memakaikan handuk ke korban dan menggendong anak tirinya itu ke kamar. “(MF) mengajak korban melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” imbuh Yermi.

Setelah kejadian itu, IDC menceritakan kepada ibunya dan melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Sikka. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini dan korban masih divisum.

Saat ini juga pelaku sudah ditahan di Mapolres Sikka untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625