“Ini kegiatan sudah dilakukan terus menerus tapi kenapa menjadi persoalan di SBD bahkan di SBD angka stunting kita masih tinggi di angka 40an persen. Padahal dulu target angka stunting di masa pemerintahan Presiden Jokowi itu harus turun 14 persen di 2024. Ini yang perlu jadi catatan kita. Jadi ini bukan soal juara-juara atau menang tapi bagaimana kita punya rasa memiliki terhadap pangan lokal,” ungkapnya.
Disisi lain, dirinya sangat mendukung penuh langkah dari TP.PKK itu sendiri.
Tidak hanya mendorong semangat TP.PKK, Bupati SBD juga berpesan agar ibu-ibu camat dapat menularkan yang baik hingga dapat di salurkan ke masyarakat ke wilayah kecamatannya.
“Dengan begitu saya bisa mencari penghasilan tambahan saat kuliah. Sehingga saya berpendapat kalau kita harus kembali ke budaya kita karena kita akan sulit mengejar daerah lain yang sudah maju teknologinya. Oleh karenanya saya mendukung penuh langkah PKK yang saya nilai luar biasa ini. Terus semangat bapa ibu. Dan saya pesan buat ibu-ibu camat bisa menularkan apa yang baik ini bisa disalurkan ke masyarakat lainnya. Harus ada dampaknya,” harapnya.***
|
