NTTKreatif, TAMBOLAKA – Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan.

Saat semua berharap para siswa diajarkan untuk tidak melakukan hal buruk, eh malah oknum guru yang melakukannya.

">

Seperti salah satu satu oknum guru di SMAN 1 Wewewa Selatan, Kabupaten SBD, MDN.

Bagaimana tidak, dirinya diduga melakukan penggelapan uang beasiswa sejumlah siswa/i di SMA N 1 Wewewa Selatan, Desa Tena Teke, Kecamatan Wewewa Selatan Kabupaten Sumba Barat Barat Daya (SBD) NTT.

Kepada NTTKreatif.com, salah siswa kelas XI, DD mengaku uang beasiswanya telah dipotong 100 ribu pada saat melakukan penerimaan beasiswa di Bank BNI Wee Tebula.

DD menyebut uang 100 ribu itu dipotong oleh oknum guru SMA N 1 Wesel, usai dirinya menerima beasiswa miliknya.

“Bukan hanya saya yang uangnya dipotong 100, semua kami yang terima begitu, uang saya sendiri yang terima di BNI Waitabula, setelah itu saya berikan ke guru, saya sebenarnya terima 1.800 ribu. Potong uang sekola 200 ribu jadi saya hanya terima 1.500 ribu,” ungkapnya, Sabtu, 21 Desember 2024 pagi tadi.

Padahal menurutnya, dirinya bersama teman-teman menggunakan kendaran pribadi menuju ke Bank untuk melakukan proses pencairan.

“Saya ke Bank dengan teman-teman itu menggunakan kendaraan pribadi tanggung biaya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, ungkap siswa kelas XI, tujuan uang 100 ribu yang dipotong diperuntukan kepada guru-guru yang selama ini membantu.

“Kami sempat tanya, Ibu bilang uang yang dipotong nanti dibagi ke guru-guru yang sudah membantu selama ini,” katanya.

Ditempat yang berbeda YM siswi kelas XII juga menuturkan hal yang sama. Uang beasiswa miliknya juga ditilep oleh Oknum guru SMAN 1 Wesel.

“Betul, beasiswa saya juga dipotong 100 ribu, padalah kami ke Wee Tebula itu menggunakan biaya sendiri, makan sendiri, foto copy sendiri. Bahkan saya tidak tahu uang 100 ribu yang dipotong itu arahnya kemana,” kesalnya.

Mendengar hal itu, Yuliana, orang tua siswi kelas XII mengecam hal tidak terpuji itu.

Yuliana menyebut, dirinya merasa kecewa dengan perbuatan oknum guru SMA N 1 Wesel.

Padahal anaknya menggunakan biaya pribadi untuk melakukan proses pencairan beasiswa.

“Saya sebagai orang tua sangat kecewa, beda kalau guru-guru yang tanggung kendaraan, kami juga mengerti. Tapi ini biaya sendiri juga kenapa harus potong sekian,” tanya dirinya.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625