NTTKreatif, JAKARTA – Uskup Emeritus Agung Kupang, Mgr Petrus Turang meninggal dunia, Jumat, 4 April 2025 pagi tadi. Dirinya meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan usai mengalami sejumlah komplikasi penyakit diantaranya jantung, paru-paru, dan ginjal.
Dari informasi yang diperoleh media ini, sebelum dirawat sebulan Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Mgr Petrus Turang memang sudah diketahui memiliki riwayat sakit jantung.
Sosok Mgr Petrus Turang bukanlah orang asli Nusa Tenggara Timur. Namun selama 27 tahun ia menjadi Uskup dan melayani umat di wilayah Keuskupan Agung Kupang.
Kematiannya tersebut pun mengejutkan banyak pihak termasuk Presiden Prabowo Subianto. Tidak heran jika kemudian dirinya menyempatkan dirinya untuk melayat jenazah Mgr Petrus Turang di Katedral Jakarta petang tadi.
Presiden Prabowo Subianto hadir ditemani Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan tiba sekitar pukul 15.38 WIB di Gereja Katedral Jakarta.
Dirinya kemudian dijemput dan diantar oleh Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo untuk masuk dalam Katedral Jakarta. Selesai menyap umat yang hadir, orang nomor satu Indonesia itu kemudian maju ke altar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mgr Petrus Turang.
Setelah itu, dirinya kemudian berpamitan untuk meninggalkan Katedral. Prabowo hanya tujuh menit berada di dalam gereja tersebut.
Jenazah Mgr Petrus Turang sendiri rencananya diterbangkan ke Kupang menggunakan pesawat Garuda pada Jumat malam sebentar.***
|
