NTTKreatif, Larantuka – Pemadaman listrik mendadak selama hampir satu jam membuat RSUD dr. Hendrikus Fernandes Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terbenam dalam kegelapan pada Minggu malam (9/3/25).
Insiden ini menimbulkan kepanikan di kalangan pasien dan tenaga medis, terutama karena genset cadangan rumah sakit tidak berfungsi.
Seluruh ruangan rumah sakit gelap gulita, menghambat aktivitas medis yang sedang berlangsung. Beberapa tenaga medis terpaksa menggunakan penerangan seadanya, seperti senter dari ponsel, untuk tetap memberikan pelayanan kepada pasien.
“Listrik padam sudah hampir satu jam. Kami juga bingung, rumah sakit sebesar ini tidak memiliki genset cadangan?” keluh Ferdinand, salah satu keluarga pasien yang tengah dirawat di RSUD dr. Hendrikus Fernandes Larantuka.
Kejadian ini memunculkan kekhawatiran di kalangan keluarga pasien terkait kesiapan manajemen rumah sakit dalam menghadapi situasi darurat, terutama dalam menjaga kelangsungan layanan kesehatan yang sangat bergantung pada listrik.
“Kalau pemadaman berlangsung berjam-jam dan keadaan terus gelap seperti ini, bisa berbahaya bagi keluarga kami (pasien) yang sedang dirawat. Apalagi, alat-alat medis membutuhkan listrik agar bisa beroperasi,” tambah Ferdinand.
Insiden ini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Flores Timur, yang berharap pihak manajemen rumah sakit segera menemukan solusi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.**(Ell)
|
