NTTkreatif, TAMBOLAKA– Lirikan matamu menggodaku, bagai ombak yang menepi di pasir rindu, menyapu lembut relung hatiku,
membakar asa yang dulu beku.

Kilau sinarmu di kelopak senja,
menyiratkan rahasia tanpa kata,
seolah mengundang dalam pesona,
tanpa perlu ucap atau suara.

">

Duhai mata yang penuh misteri,
bagai bintang di malam sunyi,
mengisahkan cerita dalam sekejap,
membawa debaran tak tertahankan.

Aku terhanyut dalam samudramu,
tak tahu harus berlayar atau tenggelam,
lirikanmu adalah badai yang syahdu,
menawan hati dalam diam.

Tataplah aku sekali lagi,
biar kuselami maknanya,
apakah ini hanya ilusi,
atau kau juga merasakannya?

Jika lirikanmu sekadar mainan,
menggoda lalu menghilang,
maka biarlah aku menjadi bayangan,
menunggu hingga kau pulang.

Namun jika itu sinyal rindu,
tersirat dalam cahaya matamu,
maka izinkan aku mendekat,
menjawab panggilan hatimu.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625