NTTKreatif.com, Tambolaka – Pergelaran Karnaval Kemerdekaan di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT resmi dibuka oleh Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka.
Karnaval Kemerdekaan ini sendiri dilakukan sebagai bagian untuk memeriahkan HUT RI ke 80 tahun yang akan jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Para peserta dari sejumlah sekolah, dinas, badan hingga paguyupan terlihat begitu antusias dalam karnaval kali ini.
Kendati acara pelepasannya terlambat beberapa jam namun hal tersebut tidak membuat acara karnaval tersebut kehilangan kemeriahannya.
Para peserta dengan balutan pakaian adat Sumba dan pakaian adat lainnya di NTT terlihat semangat berjalan kaki menyusuri jalanan dari Taworara hingga ke Rujab Bupati SBD di jantung Kota Tambolaka.
Tidak terlihat raut wajah capai. Mereka malah begitu semangat sampai beberapa kali menyapa warga yang memadati jalanan menonton karnaval tersebut.
Puncaknya, saat mereka tiba di Rujab Bupati dan memberikan rasa hormat Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka, Pj Sekda SBD, Etmundus N Nau, Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo, Wakil Ketua DPRD, Thomas Tanggu Dendo dan Yus Bora serta para pimpinan OPD.
Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka dalam sambutannya, mengatakan kalau karnaval dengan balutan budaya tersebut adalah wujud nyata cinta terhadap tanah air dan sejarah perjuangan bangsa terhadap kekayaan budaya yang dimiliki.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan kepada generasi muda kalau kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan para pahlawan,” ungkapnya.
Selain itu, kata Wakil Bupati Dominggus, karnaval ini juga menjadi panggung yang digunakan untuk menampilkan budaya lokal, seni tradisional, musik daerah dan kreativitas masyarakat kita yang luar biasa.
“Ini bukti kalau kita tidak melupakan akar budaya kita sendiri. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta karnaval, panitia, para guru, orang tua, dan pelajar, organisasi kemasyarakatan dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” tambahnya lagi. ***
|
