“Pemuda Katolik adalah aset daerah yang harus terus dirangkul. Kami berharap ke depan, Pemuda Katolik semakin aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah membuka ruang kolaborasi bagi semua anak muda, termasuk Pemuda Katolik, untuk bersama-sama membangun Flores Timur,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan agar Pemuda Katolik mampu menjaga independensi dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas, terutama kaum kecil dan marjinal.
Sementara Ketua Pemuda Katolik Komcab Flores Timur, Fransiskus Padji Tukan, S.Pd., yang ditemui wartawan secara terpisah usai pelantikannya, berjanji akan membawa Pemuda Katolik menjadi organisasi yang aktif, kritis, dan solutif dalam sisa masa periode kepengurusan.
“Kami siap melanjutkan karya besar Pemuda Katolik dua tahun ke depan, menjadi bagian dari solusi atas setiap persoalan masyarakat Flores Timur. Kami juga akan terus membangun kaderisasi yang berkualitas agar Pemuda Katolik menjadi pelopor perubahan,” tegasnya.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Flotim dengan sapaan Akrab Frano Tukan juga menjelaskan, secara de facto, kepengurusan periode ini sudah mulai bertugas sejak tahun 2023, terhitung sejak terbitnya SK kepengurusan tersebut.
“Kami bersyukur selalu didukung penuh oleh Yang Mulia Uskup Larantuka. Prosesi pelantikan hari ini mengukuhkan struktur kepengurusan yang baru, hasil restrukturisasi dengan berbagai pertimbangan, salah satunya guna mengedepankan semangat pelayanan bagi Gereja dan masyarakat,” tegasnya.
Acara pelantikan ini diakhiri dengan penyerahan bendera organisasi dari Ketua Komda NTT kepada Ketua Komcab Flores Timur sebagai simbol tanggung jawab, yang dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh undangan yang hadir.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Pemuda Katolik Komcab Flores Timur dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang selaras dengan nilai-nilai Gereja dan budaya lokal.*(Ell)
|
