NTTKreatif.com, Tambolaka – Bupati SBD, Ratu Wulla Talu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

">

Sidak tersebut dilakukannya, Rabu, 26 November 2025 pagi tadi masing-masing di Dapur Ombalunda dan Dapur Langgalero.

“Saya ingin memastikan proses dapur-dapur itu sesuai dengan SOP yang ada,” kata kepada wartawan usai sidak.

Namun demikian, diakuinya dalam sidak tersebut, dirinya masih menemukan ada limbah-limbah yang tidak sesuai dengan pengaturannya.

Sehingga, dirinya langsung meminta ada perbaikan untuk penataan limbah ke depannya.

“Saya masih temukan ada limbah yang tidak sesuai untuk pengaturannya tadi. Sehingga saya sudah sampaikan untuk menyesaikan karena satu hari itu ada air 3.000 liter per hari,” katanya.

Dikatakannya, hal ini tegasnya dilakukan untuk meminimalisir kejadian luar biasa seperti keracunan kemarin.

“Kita berupaya agar kejadian keracunan tidak terjadi lagi karena cukup banyak yang ditangani di Sumba Barat Daya (SBD). Sehingga kita berharap dapur yang ada hari ini bisa menjadi contoh baik buat dapur-dapur yang lain. Sebab program ini sangat berdampak bagi ekonomi masyarakat,” ungkapnya lagi.

Satgas Berperan Aktif

Lebih jauh, kata Bupati Ratu Wulla Talu, ke depannya Satgas Percepatan MBG juga akan berperan aktif memanage dan mengelola seluruh pasokan bahan baku dimana dirinya berharap adanya keterlibatan masyarakat dalam menyiapkan bahan baku seperti telur, daging, bumbu dan buah-buahan.

“Semua harus melibatkan masyarakat karena ini uang untuk masyarakat gitu loh. Jadi kita mau gerakan masyarakat berpartisipasi. Saya malah berharap PNS-PNS kalau mau terlibat untuk support ini MBG. Oke saya bicara dengan kepala bank NTT ngasih kredit yang penting jelas untuk mensupport MBG karena memang sudah jelas,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tana Manda Sumba yang memiliki Dapur MBG Langgalero, Adam Mone saat dikonfirmasi menyebut kalau sidak yang dilakukan Bupati baik adanya karena dapat memberikan masukan buat dirinya dan tim.

“Dalam diskusi tadi kami sampaikan kekurangan kami soal stok bahan baku yang kurang di daerah sehingga Ibu Bupati anjurkan sementara ini gunakan dulu bahan yang nantinya disiapkan di Lawadi nanti saat Kopdes Merah Putih dan Bumdes ada baru ambil dari mereka,” katanya lagi. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625