Hal ini sebut mereka penting untuk menemukan akar masalah dari penyalahgunaan Dana Desa di setiap desa.

Permintaan ini pun kembali ditegaskan oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla saat Rapat Koordinasi tentang percepatan dan penyelarasaan pengelolaan Dana Desa tahun 2025 di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis, 10 Maret 2025 kemarin di aula Kantor Bupati.

“Saya akan audit. Semua desa tanpa terkecuali. Ini bukan suka atau tidak suka tapi kita benahi untuk temukan salahnya dimana. Salahnya perencanaannya kah, pelaksanaannya kah, atau pengawasannya ini yang jadi catatan kita. Dan audit ini kan internal kalau ada temuan iya kita bereskan. Tapi kalau ada yang keterlaluan dan anggap ini penghasilan iya saya tidak sungkan-sungkan beri rekomendasi untuk diproses ke APH,” tegasnya lagi mengingatkan.

">

Bahkan di forum tersebut secara blak-blakan, mantan Anggota DPR RI itu menyoroti kerja Inspektorat SBD yang dipandangnya enggan menindaklanjuti temuan yang ditemukan di desa.

“Minta maaf pak Inspektur, saya lihat banyak temuan tapi Inspektorat enggan tindaklanjuti. Padahal ini penting. Kalau ada salah iya kita cari solusi supaya anggaran yang ada kita maksimalkan begitu,” pungkasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati SBD, Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka di kesempatan itu mengaku gelontoran dana desa yang demikian banyaknya nyatanya tidak membuat SBD berwarna.

Padahal dana desa sebutnya untuk dimanfaatkan untuk pemberdayaan dan pembangunan.

“Setiap kali habis masa jabatan kepala desa, asetnya tidak jelas, profil juga begitu, tapi harapan saya dan Ibu Bupati ke depan, Desa sudah punya profil yang jelas. Sekarang kita harus tertib administrasi dan itu mulai dari perencanaan. Dan pasti kami tindak tegas,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya pun mengingatkan pendamping desa untuk serius mendampingi desa.

“Mohon maaf teman-teman pendamping, kami punya komunikasi ke atas. Kalau tidak mampu mendampingi maka akan minta ganti. Begitu pun dengan teman-teman pendamping teknik. Tidak selamanya jadi pendamping teknik kan ada loncatan jadi TA,” pungkasnya lagi. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625