NTTKreatif.com, TAMBOLAKA – Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Wewewa Selatan Petrus Gono Ate akhirnya dipanggil penyidik Tipikor Reskrim Polres Sumba Barat Daya (SBD) pada Selasa 21 Januari 2025 kemarin.

Dirinya dipanggil untuk memberikan klarifikasi soal kasus dugaan penyelewengan uang beasiswa atau dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswa/i dan Alumni SMAN 1 Wewewa Selatan yang kini masih jadi perbincangan publik.

">

Disaksikan Awak Media, Kepsek SMAN 1 Wewewa Selatan itu tiba pada pukul 09:00 Wita di ruang tipikor dan langsung diperiksa.

Di dalam ruangan itu, dirinya disebut mendapat berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan pemotongan dana PIP.

Bahkan disaat dirinya lelah, ia bahkan sempat keluar sejenak dari dalam ruangan tersebut.

Dengan pakaian dinas lengkap sambil menenteng tas hitam, dirinya melangkah menuju kantin menikmati santap siang seorang diri sekitar pukul 13:40 Wita.

Setelahnya, dirinya kembali ke ruang Tipikor untuk melanjutkan pemeriksaan hingga berakhir sekitar pukul 16:30 Wita.

Namun, saat dihungi pihak Wartawan Via WhatsApp, dirinya enggan untuk menjawab.

Padahal, pesan WhatsApp tersebut sebenarnya sudah terbaca.

Kasus tersebut mencuat hingga menjadi perbincangan banyak pihak, ketika adanya dugaan pemotongan dana PIP yang dilakukah oleh Oknum MDN Guru SMAN 1 Wesel.

Meskipun Kepsek sebagai Pimpinan sudah diperiksa, dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Oknum MDN juga akan dipanggil penyidik Tipikor beberapa hari mendatang.

Dirinya akan periksa seputar dugaan pemotongan dana PIP.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625