NTTKreatif, Sevilla – Barcelona kembali menunjukkan dominasi atas Real Madrid musim ini dalam laga bertajuk El Clasico usai mengalahkan El Real di final Copa del Rey dengan skor 3-2.
Kemenangan ini pun membuat pasukan Hansi Flick itu memperpanjang rekor tidak pernah kalah dimana Barcelona menang 4-0 di Santiago Bernabeu di LaLiga pada Oktober 2024 dan 5-2 di ajang Piala Super Spanyol pada Januari 2025.
Tidak hanya, mengangkangi Real Madrid, kemenangan Barcelona di Copa del Rey itu juga membuat Barcelona menjadi tim dengan koleksi gelar terbanyak sebanyak 32 gelar juara. Sementara Madrid mengangkat trofi ini sebanyak 20 kali.
Menariknya di pertandingan yang dimainkan di kandang Sevilla itu, kedua tim yang menurunkan pemain terbaiknya di setiap posisi itu mampu memainkan sepakbola indah sejak menit awal.
Kendati sempat kesulitan mencetak gol, Barcelona pada akhirnya mampu unggul terlebih dahulu berkat gol Pedri di menit 28.
Gol tersebut bermula dari serangan yang dibangun Lamine Yamal di sisi kiri gawang Real Madrid. Sempat meliuk-liuk dirinya lantas memberikan bola kembali ke tengah yang langsung dihujami Pedri dengan tendangan keras untuk menjebol gawang Real Madrid. Skor 1-0 untuk Barcelona.
Gol tersebut menjadi satu-satu di babak pertama. Memasuki babak kedua, Real Madrid kembali mencoba membangun serangan.
Hasilnya Real Madrid mampu menyamakan kedudukan berkat gol Mbappe di menit 70 lewat tendangan bebas yang membuat kiper Barcelona kesulitan.
7 menit berselang, Real Madrid kembali menggandakan keunggulannya berkat gol Tchouameni usai memanfaatkan sepak pojok. Tandukan kepalanya gagal diantisipasi sang kiper Barcelona.
Sayang keunggulan Real Madrid itu hanya bertahan beberapa menit saja karena di menit 84 Ferran Torres mampu menyamakan keunggulan sekaligus memaksa laga dilanjutkan di babak ekstra time.
Di babak tersebut, Barcelona akhirnya mengunci kemenangan setelah Kounde mampu mencetak gol usai tendangan kerasnya menjebol gawang Courtuis sekaligus membuat timnya menggondol piala.***
|
