NTTKreatif.com, Tambolaka – Kasus penikaman datangnya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Salah satu Operator Sekolah, Emanuel Karsianto Suku Dawa, tiba-tiba menikam Operator Dinas Pendidikan Aloysius Lede Bora menggunakan senjata tajam berupa belati, pada Senin tanggal 16 Juni 2025 kemarin.

">

Akibat penikaman yang dilakukan oleh Operator Sekolah tersebut, kini korban mengalami luka serius.

Hal itu pun membuat Aloysius terbaring di rumah sakit Reda Mbolo hingga kini.

Berikut kronologinya:

Pada hari Senin 16 Juni 2025 pukul 10.00 Wita Pelaku datang ke kantor Dinas P&K dengan tujuan untuk membicarakan jumlah siswa real data dan Operasional Dana Bos kepada korban yang merupakan Kasi Kurikulum Sekolah Dasar (SD) dan Dana Bos pada dinas P&K.

Sementara itu, dalam pemeriksaan jumlah data real tersebut yang dikantongi operator sekolah dan operator dinas memiliki selisi jumlah data.

Data siswa yang dikantongi operator sekolah berjumlah 111 siswa, namun data yang dikantongi operator dinas hanya berjumlah 110.

Melihat hal itu pun Aloysius sang korban sempat menyebut bahwa pihaknya tidak buta melihat data siswa tersebut.

“kenapa data disini beda dengan data di kamu punya laptop, Kamu yang buta atau saya yang buta,” ungkap sang korban.

Usai adanya percakapan singkat keduanya, korban kemudian menyuru pelaku agar membereskan data siswa yang selisih tersebut.

Hingga kemudian, pelaku akhirnya melangka keluar dari ruangan kantor dinas P&K.

Pelaku pun akhirnya datang kembali pada pukul 12:00 untuk menemui sang korban.

Namun, bukannya membereskan data yang diminta oleh sang korban, pelaku malah membawa senjata tajam dengan tujuan menikam korban.

Sebelumnya, Korban bersama dengan saksi Manase Umbu Rato, sedang berdiri dipintu keluar kantor dinas P&K.

Sementara pelaku datang dari arah belakang dengan tiba-tiba, tanpa banyak kata hingga langsung menikam sang korban.

Akibatnya, pelaku berhasil menikam korban sebanyak 2 kali pada bahu bagian kanan dan perut bagian kanan.

Salah seorang kawan kerja korban, sempat menepis tangan sang pelaku, saat pelaku hendak menikam korban. Namun pelaku tetap berhasil.

Usai melancarkan aksinya, pelaku hendak melarikan diri menggunakan roda dua.

Namun beberapa pegai kantor berusaha mengamanka pelaku.

Pelaku kini sedang berada di Mapolres SBD, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara sang korban masih terbaring di RS Reda Mbolo untuk menjalani perawatan.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625