“Murni karena kecelakaan. Tidak ada unsur lain sebagaimana yang beredar. Itu juga sudah dikonfirmasi langsung oleh tiga rekannya yang bekerja bersama Yulius,” katanya.
Dirinya menambahkan usai kematian Yulius Tena Bolo, pihaknya tidak lepas tangan.
Bahkan saat tahu karyawannya meninggal, pihaknya langsung mengurus jenazah di RS Caritas Weetabula hingga bersama keluarga mengantar jenazah ke kampung halamannya.
“Saya dapat info langsung ke RS Caritas dan mengurus segala sesuatu sampai dengan mengantar jenazah ke rumahnya. Kami sempat bertemu dengan keluarga dan sudah sepakat masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami siap bertanggung jawab,” ungkapnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan, Pihak Polres SBD belum bisa memberikan jawaban resmi atas insiden tersebut karena para pimpinannya sedang berada di luar Kantor. ***
|

Tinggalkan Balasan