Kekalahan ini pun membuat banyak pandit mengkritisi taktik pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert yang disebut mereka berani memainkan sepakbola menyerang ala Belanda yang dikenal dengan nama Total Football.
Namun hal tersebut ditanggapi Patrick Kluivert sebagai sebuah hal yang biasa.
Dirinya malah menilai jika Kevin Diks berhasil mengeksekusi penalti dan membuat Indonesia unggul di menit awal, maka jalannya laga akan berbeda.
“Saya pikir kita tampil lebih baik daripada Australia. Namun sayangnya, betapa pentingnya untuk mencetak gol saat penalti atau tidak. Tentu saja, apa yang dilakukan secara mental adalah hal yang besar. Jika Anda mencetak 1-0, saya yakin ini akan jadi laga yang berbeda. Sayangnya, penalti tidak bisa Anda cetak setiap saat.” kata Patrick Kluivert lagi pasca laga.
Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia harus puas berada di urutan keempat dengan poin 6 tertinggal 3 poin dari Arab Saudi di peringkat 3. ***
|
