NTTKreatif.com, TAMBOLAKA – Dalam kasus dugaan Kadis PMD SBD minta jatah reman ke sejumlah pihak termasuk kades di SBD kini jadi perbincangan hangat banyak pihak.
Pasalnya, Kadis PMD SBD Simon Lende sempat membawa-bawa nama Kejari Sumba Barat untuk melancarkan aksinya.
Hal itu terbukti usai salah satu istri Kades di SBD buka suara adanya bukti transferan sejumlah uang yang dikirim rekening pribadi Kadis PMD itu.
Menurut istri Kades tersebut, sejumlah uang yang dikirim dirinya kepada Kadis PMD itu, hendak digunakan untuk proses pengamanan kasus yang sedang menimpa suaminya yang saat itu ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sumba Barat.
“Saya kirim melalui Mama F. Saya benar-benar merasa dibohongi. Uang itu katanya untuk berkomunikasi dengan penyidik, tapi nyatanya suami saya masih di tahanan,” ungkapnya.
Dikutip nttkreatif.com dari HITS IDN.com dalam tanggapan, Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat Agus Taufikurrahman, S.H., M.H melalui Kasie Intelijen Kejari Sumba Barat Tommy Harizon menyebut, pihaknya sedang mendalami peristiwa tersebut.
“Hingga saat ini kami masih mendalami informasi yang ada dalam pemberitaan itu. Ya, kami masih mendalaminya, mohon bersabar,” katanya pada Kamis 23 Januari 2025 kemarin.
Ia pun menegaskan, Kejari Sumba Barat tidak pernah memberikan bekingan terhadap siapun termasuk Kadis PMD SBD.
“Kejaksaan tidak memberikan bekingan kepada siapapun. Tetapi yang jelasnya kami dapat pastikan bahwa tidak benar berita mengenai kejaksaan yang memberikan bekingan,” tegasnya.***
|
