NTTKreatif, LARANTUKA – Bencana erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur belum lekang dari ingatan khususnya warga di dua Kecamatan, Wulanggitang dan Ile Bura.

Bagaimana tidak, dalam erupsi tersebut ribuan rumah rusak berat dan puluhan ribu warga terpaksa harus mengungsi.

">

Mereka mengungsi di sejumlah Poslap diantaranya Konga, Kobasoma, Bokang, Ile Gerong, Lewolaga, Eputobi hingga Watotika Ile.

Bahkan beberapa diantaranya memilih mengungsi secara mandiri di rumah-rumah warga hingga di Pulau Adonara dan Maumere.

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Flores Timur, hingga Minggu 24 November 2024 tercatat ada 13.142 warga yang saat ini tengah mengungsi akibat erupsi tersebut.

Rinciannya adalah:

A. Posko Terpusat

1. Poslap Konga:

752 Jiwa atau 362 KK dengan rincian laki-laki 401 jiwa dan perempuan 351

2. Poslap Bokang:

542 jiwa atau 188 KK dengan rincian laki-laki 274 jiwa dan perempuan 268 jiwa.

3. Poslap Lewolaga:

1.191 jiwa atau 354 KK dengan rincian 599 jiwa dan perempuan 592 jiwa.

4. Poslap Eputobi:

1.030 jiwa atau 360 KK dengan rincian laki-laki 464 jiwa dan perempuan 566 jiwa.

5. Poslap Kobasoma:

725 jiwa atau 183 KK dengan rincian laki-laki 363 jiwa dan perempuan 362 jiwa

6. Poslap Ile Gerong

182 jiwa atau 62 KK dengan rincian laki-laki 90 jiwa dan perempuan 92 jiwa.

B. Posko Mandiri

1. Kabupaten Sikka: 3.472 jiwa atau 393 KK

2. Kecamatan Wulanggitang: 1.534 jiwa atau 481 KK

3. Kecamatan Ile Bura: 117 jiwa atau 5 KK

4. Kecamatan Titehena: 2.109 jiwa atau 531 KK

5. Kecamatan Demon Pagong: 334 jiwa atau 66 KK

6. Kecamatan Tanjung Bunga: 33 jiwa atau 11 KK

7. Kecamatan Larantuka: 717 jiwa atau 119 KK

8. Kecamatan Ile Mandiri: 149 jiwa atau 33 KK

9. Kecamatan Lewolema: 81 jiwa atau 9 KK

10. Pulau Adonara: 91 jiwa atau 24 KK

11. Pulau Solor: 23 jiwa atau 10 KK. ***

 

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625