Dirinya malah menanyakan kembali apa yang ia korupsi.

“Ya terkorup. Terkorup apa. Yang dikorupsi apa. Ya buktikan apa?” ungkapnya.

Saat diterangkan soal namanya masuk akibat dirinya dinilai memanipulasi sistem demokrasi dan eksploitasi sumber daya alam, dirinya malah bertambah heran.

">

“Iya apa? Sumber daya alam apa lagi? Sekarang kan banyak sekali fitnah. Banyak sekali framming jahat. Banyak sekali tuduhan tanpa ada bukti. Itu yang terjadi sekarang kan,” katanya lagi.

Belakangan OCCRP pun menberikan klarifikasi dengan mengakui kalau pihaknya tidak memiliki bukti bahwa Jokowi melakukan korupsi demi keuntungan finansial pribadi selama masa jabatannya.

Namun kelompok masyarakat sipil dan para ahli mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi secara signifikan melemahkan komisi anti korupsi di Indonesia.

Jokowi juga banyak dikritik karena meremehkan lembaga pemilu dan peradilan di Indonesia demi menguntungkan ambisi politik putranya, yang kini menjadi wakil presiden di bawah presiden baru Prabowo Subianto.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625