NTTKreatif, Tambolaka – Pemerintahan baru SBD dibawah kendali Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka sepertinya tidak main-main dengan janjinya selama masa kampanye.
Pasalnya, selain dikenal tegas dan tidak neko-neko, keduanya juga mampu menjaga ritme dalam pengelolaan pemerintahan berbasis pelayanan lebih cepat dan maksimal.
Upaya itu tersebut diawali dengan sejumlah sidak yang dilakukan di sejumlah kantor pelayanan publik seperti Dispendukcapil dan beberapa Puskesmas di wilayah tersebut.
Hasilnya pelayanan publik yang sebelumnya jadi sorotan perlahan-lahan berubah.
Dampaknya pun terasa kini termasuk sidak ke Dinas P&K SBD yang dilakukan keduanya, Senin, 22 April 2025 tadi.
Sidak tersebut dilakukan usai mendapatkan informasi soal tunjangan sertifikasi guru yang tidak dibayarkan selama 6 bulan lamanya.
Kasus ini sendiri dialami oleh salah satu guru pensiunan di SD Poma yang belakangan diketahui bernama Lidia.
Menariknya, di sidak kali persoalan yang dialami Lidia pun langsung dituntaskan hari itu juga.
Hal ini pun menjadi bukti kalau keduanya benar-benar hadir bersama para guru bahkan khusus Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, dirinya sampai pasang badan.
Alasannya sederhana, ia tidak mau urusan guru dipersulit karena guru menurutnya adalah garda terdepan untuk mencerdaskan anak bangsa sesuai misi keduanya yakni meningkatkan akses dan mutu pendidikan sehingga perlu dihargai dan dibantu.
Bahkan dirinya di kesempatan itu meminta agar pihak Dinas untuk tidak memperlambat apa yang menjadi hak dari guru.
|
