Prediksi harga: Rp35 juta – Rp38 juta, menjadikannya salah satu ponsel termahal Apple.
Xiaomi 16 Ultra: Kolaborasi Leica dan Baterai Jumbo
Xiaomi tak mau kalah dengan menghadirkan Xiaomi 16 Ultra, yang kembali menggandeng Leica untuk sektor kamera. Sensor utama 1 inci dengan aperture variabel dan kemampuan merekam video 8K menjadi andalan. Selain itu, Xiaomi menyematkan baterai 7.000 mAh dengan pengisian cepat 150W, menjadikannya salah satu ponsel dengan daya tahan terbaik di kelas flagship.
Chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM hingga 16 GB memastikan performa mulus untuk berbagai kebutuhan, termasuk gaming berat dan editing video. Layarnya berukuran 6,8 inci AMOLED dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 2.600 nits.
Prediksi harga: Rp14 juta – Rp16 juta.
Google Pixel 9 Pro: Kamera AI dan Android Murni
Google Pixel 9 Pro menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman Android murni dengan dukungan pembaruan sistem tercepat. Tahun ini, Pixel 9 Pro dikabarkan akan membawa sensor kamera baru dengan dukungan pemrosesan AI yang lebih canggih, termasuk fitur real-time object removal dan HDR dinamis.
Desainnya tetap minimalis dengan material daur ulang, dan layar LTPO OLED 6,7 inci yang hemat daya. Chipset Tensor G4 buatan Google sendiri diklaim lebih efisien dan memiliki peningkatan signifikan dalam pemrosesan AI dan keamanan.
Prediksi harga: Rp13 juta – Rp15 juta.
Infinix Zero Ultra 2026: Flagship Terjangkau
Di segmen harga menengah, Infinix mencuri perhatian lewat Zero Ultra 2026. Meski bukan dari kelas premium, ponsel ini menawarkan spesifikasi yang tak kalah menarik: layar AMOLED 120Hz, kamera utama 108 MP, dan baterai 5.500 mAh dengan pengisian cepat 120W.
Dengan harga yang jauh lebih terjangkau, Infinix menyasar pengguna muda dan pelajar yang menginginkan performa tinggi tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Chipset MediaTek Dimensity 8300 dan RAM 12 GB cukup untuk multitasking dan gaming ringan hingga menengah.
Prediksi harga: Rp4 juta – Rp5 juta.***
|
