NTTKreatif, WAINGAPU – Malang benar nasib anak asal Sumba, NTT sebut saja Mawar. Bagaimana tidak saat dirinya hendak menjual kedondong dan kunyit malah dirudapaksa oleh 4 pria.

Kejadian tersebut terjadi belum lama ini di WC kompleks Pasar Melolo, Desa Wairara, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 02.00 WITA.

">

Mawar yang kini berusia 15 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang sopir yang hendak memarkir mobilnya di belakang pasar.

Kala itu, sang sopir mendengar suara tangisan dan teriakan minta tolong dari dalam WC.

Ia pun segera menghubungi temannya dan bersama-sama mereka mendekati sumber suara. Setibanya di lokasi, mereka menemukan empat pria bersama korban yang dalam keadaan tanpa busana. Saat ini korban mawar berada dalam perlindungan di rumah aman Yayasan Sabana Sumba di Waingapu.

Saat dikonfirmasi, salah satu aktivis Yayasan Sabana Sumba Rambu Dai Mami atau kerap disapa Rambu Amy membenarkan adanya kasus rudapaksa yang menimpa mawar.

Dirinya menyebut dari pengakuan korban, dirinya memang baru pertama ke pasar dan tidak mengetahui dirinya akan mendapatkan musibah seperti itu. Musibah itu pun sebutnya membuat mawar trauma terlebih dirinya dirudapaksa oleh 4 pria yang tidak ia kenal sebelumnya.

Pelaku Belum Ditahan

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625