Dengan begitu, dapat mengurangi kemacetan di areal SPBU.
“Soal kemacetan sudah pasti. Ya, kita mengajak kesadar personal kita yang sedang mengantri, artinya ketika tahu bahwa ini jalan umum bagaimana mengatur kendaraannya supaya tidak menggangu lalu lintas bersama ini,” ungkapnya.
Alangkah baiknya sebut Stefanus, bila ada upaya dari pada pemilik SPBU agar membangun komunikasi kepada pihak berwajib untuk membantu dalam mengatur lalu lintas pengendara diareal SPBU.
Pasalnya kata dia, agar tidak saja perputaran ekonomi yang dikejar, namun kenyamanan pengendara yang melintas bahkan kendaraan yang sedang mengantri dapat terjaga.
“Ya mungkin juga ada upaya dari pemilik SPBU karena tidak saja mengejar perputaran ekonomi berarti aspek pendukung lainnya, artinya mana mungkin ini bisa lancar kalau jalan ini macet,” ungkapnya.
Sementara itu sebagai pemerintah setempat, pihaknya menyebut agar komunikasi dengan pihak kepolisian dapat dibangun.
“Hendaknya harapan kami ke depan, kalau boleh di bangun juga komunikasi dengan pihak kepolisian agar bagaimana mengatur lalu lintas ini dibarengi dengan kesadaran kita sebagai masyarakat,” terangnya.***
|
