Sementara erupsi tersrbut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi kurang 2 menit 55 detik.
Akibat dari erupsi tersebut masyarakat pun di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan, serta 4 km arah sektoral Utara -Timur laut dan 5 km pada sektor Timur Laut dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
“Selain itu, masyarakat juga diminta agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” pinta mereka.
Pemerintah Daerah pun senantiasa diminta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atauPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung. ***
|

Tinggalkan Balasan