NTTKreatif.com, Larantuka Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Flores Timur menggelar turnamen offline esport Mobile Legends. Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan semangat juang di dunia digital.

Ketua DPD II Partai Golkar Flores Timur, Yosep Sani Betan, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan DPP Partai Golkar agar setiap daerah berperan aktif dalam memperingati momentum kemerdekaan. Ia menegaskan, turnamen tersebut tidak hanya bernuansa hiburan, tetapi juga sarat makna kebangsaan.

">

“Ini wujud nyata komitmen Partai Golkar mendukung perkembangan dunia digital dan esport di kalangan anak muda. Melalui kompetisi ini, kami berharap tumbuh semangat sportivitas, kebersamaan, dan nasionalisme,” ungkap nya. Senin (18/8/2025).

Selain menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Flores Timur, Yosep yang akrab disapa Nani Betan ini juga merupakan pendiri sekaligus pembina Esport Flores Timur. Kiprahnya selama ini mendorong banyak anak muda setempat untuk menekuni esport, baik sebagai hobi maupun potensi profesi di era digital.

Turnamen Mobile Legends kali ini diikuti oleh 32 tim dengan total 160 peserta. Tidak hanya anak muda, peserta juga berasal dari berbagai instansi vertikal dan lembaga daerah, seperti Rutan, Pengadilan, Kepolisian, Bandara, serta Dinas Perhubungan. Sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), komunitas anak muda, hingga para pelaku UMKM di Flores Timur juga ikut ambil bagian.

Antusiasme peserta terlihat sejak digelarnya technical meating. Dalam forum tersebut, panitia menekankan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas sepanjang jalannya kompetisi. Aturan pertandingan disusun untuk memastikan turnamen berlangsung sehat, adil, dan menghibur penonton.

Menariknya, kegiatan ini digelar di Kafe Bui Nagi, sebuah kafe yang dikelola oleh warga binaan Rutan Kelas II B Larantuka. Pemilihan lokasi ini, menurut Nani, juga menjadi simbol inklusivitas dan kesempatan bagi semua pihak untuk ikut merayakan kemerdekaan dengan cara kreatif.

“Kafe Bui Nagi bukan hanya tempat yang unik, tetapi juga sarana pemberdayaan. Kami ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan bersama, tanpa memandang latar belakang,” ujar Nani.

Turnamen dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa–Rabu, 19–20 Agustus 2025, mulai pukul 19.00 Wita hingga selesai. Pertandingan akan disiarkan secara terbuka bagi masyarakat yang ingin menonton langsung di lokasi.

“Selain sebagai hiburan, saya tentu berharap turnamen ini dapat melahirkan talenta-talenta esport baru dari Flores Timur. Kehadiran anak muda yang menguasai teknologi digital sangat penting sebagai bagian dari daya saing daerah ini di masa depan,” tutup Nani Betan. *(Ell)*

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625