NTTKreatif, TAMBOLAKA – Usai dapat bantuan semen, besi lonjor dan kursi plastik akhirnya Gereja Stasi Santo Vincensius Apaulo Puu Maroto kini dapat bantuan meteran listrik.

Pasalnya, rumah ibadah atau Gereja itu memang selama ini belum memiliki meteran listrik sendiri.

">

Malah sejak Gereja itu didirikan, umat stasi menggunakan penerangan arus listrik dari salah satu anggota stasi.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Desa Mandungo, Kecamatan Wewewa Selatan kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melalui Kepala Desanya, Yubianto Sam pun mengakui adanya bantuan tersebut.

“Iya benar adik itu anggaran Desa Mandungo tahun 2024, kekuatan dayanya 900 wat,” ungkap Yubianto Sam kepada nttkreatif.com saat dikonfirmasi lewat WhatsApp pribadinya Rabu 31 Juli 2024 malam.

Tidak hanya Stasi Santo Vincensius Apaulo Puu Maroto, Pemerintah Desa juga menganggarkan untuk sejumlah warga dan salah satu rumah ibadah di wilayah Desa Mandungo.

“Ada 5 unit semua adik, 3 untuk warga. Besok akan dilanjutkan juga untuk Gereja GKS Poke,” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan yang sama pula, salah satu pemuda Wewewa Selatan Roni Tena kepada media ini pun memberikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Mandungo dengan memberikan bantuan berupa sejumlah uang untuk kelancaran pembangunan gedung gereja itu pagi tadi.

Kendati demikian, umat Stasi Santo Vincensius Apaulo Puu Maroto masih sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak lainnya.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625