“Saya juga minta untuk kita semua untuk menciptakan suasana kondusif dan membuka ruang buat anak muda sehingga mereka bisa menjadi solusi buat persoalan anak muda khususnya di pulau Sumba ini,” ungkapnya memberikan pesan.
Sementara itu, Ketua Umum Gempar, Yohanes H D Sirait mendorong segenap anggota Gempar bisa memberikan kontribusi buat Gereja ke depannya seperti yang dilakukan pembina Gempar, Hashim S Djojohadikusumo selama ini.
“Kita harus bekerja untuk Indonesia. Kita orang Kristen bukan penumpang di Republik ini tapi pemilik saham Indonesia. Saya minta kita orang muda untuk hilangkan bahasa nyinyir tapi kita harus ikut berperan aktif membangun indonesia karena itulah tugas kita,” katanya.
Di kesempatan yang sama Bupati SBD, Ratu Wulla Talu secara terbuka menyambut baik kehadiran Gempar Indonesia di wilayahnya dan menyebut pemerintah siap berkolaborasi dalam pembangunan daerah.
Kendati mendukung kehadiran Gempar di SBD, ia mengingatkan agar Gempar bisa melakukan kegiatan yang berdampak ke masyarakat bukan hanya selesai dengan pelantikan saja mengingat masih banyak persoalan yang ada di wilayah tersebut seperti tingginya angka kemiskinan dan stunting.
Adapun 4 Ketua DPC masing-masing Kabupaten yang dipercaya menahkodai organisasi tersebut adalah Dominikus A Rangga Kaka di Kabupaten Sumba Barat Daya, Agustinus M Malana di Kabupaten Sumba Barat, Ignatius Umbu Tiba di Kabupaten Sumba Tengah dan Yonathan Hani di Kabupaten Sumba Timur. ***
|
