“Untuk mematikan api yang berada didalam ruangan kami langsung mengambil APAR (alat pemadam api ringan) dan memadamkan api yang membakar mesin Sterilisator.

Selain itu, Personil Pol PP dan Damkar mengerahkan dua unit armada, yakni 1 Armada Tangki Merah dan 1 Armada tengki air Dalam waktu kurang lebih 15 menit untuk mengatasi kebakaran tersebut.

">

Meski demikian, kerugian pasti ada karena ada alat Sterilisator yang terbakar.

“Diperkirakan korsleting Sterilisator jadi penyebab kebakaran, beruntung tidak ada korban jiwa,” katanya.

Buang juga berpesan kepada semua masyarakat Kabupaten Sikka apabila tidak lagi mengunakan alat listrik sebaiknya dimatikan saja.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Beru, dr. Venancia A. Djado Bala saat diwawancarai media ini mengatakan penyebab kebarakan dari Alat Sterilisator yang mana alat itu berfungsi sebagai alat untuk mengsteril alat-alat kesehatan

“Ada perawat yang saat itu mengunakan Sterilisator setelah di dihidupkan alat tersebut perawat itu kembali untuk memeriksa Pasien,dan tidak berapa lama alat itu mengeluarkan percikan api yang mana menyebabkan asal yang tebal didalam ruangan ada alat Sterilisator,” katanya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625